
Jakarta Utara — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada warga kurang mampu di Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang digelar di SMA Kencana 1, Jalan Sungai Bambu RT 008/RW 05, dipimpin oleh Ibu Siti Harjanti Wismoyo Aris Munandar. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 250 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Letjen TNI (Purn) Eko Margiyono, Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Dony Gredinad, S.H., M.Tr.(Han), M.I.Pol, Danramil 03/Tanjung Priok Kapten Arm Aprianto Mebdry, S.T.Han, Wadanramil 03/Tanjung Priok Kapten Arh Mukhlisin, Lurah Sungai Bambu Syaiful Anwar, unsur Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua RW 05, serta tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan, doa bersama, penyerahan bantuan secara simbolis, sesi foto bersama, hingga pembagian sembako kepada warga. Kehadiran aparat kewilayahan dan elemen masyarakat mencerminkan kuatnya kebersamaan dalam kegiatan sosial tersebut.
Lurah Sungai Bambu, Syaiful Anwar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya bakti sosial di wilayahnya. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan antarsesama dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial.
Sementara itu, Ibu Siti Harjanti Wismoyo Aris Munandar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya pada momentum Ramadan. Ia berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan kebutuhan warga dan menghadirkan manfaat bagi para penerima.
Paket sembako yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan pokok, seperti beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, tepung terigu 1 kilogram, 10 bungkus mi instan, 1 kaleng sarden, kecap, dan wafer.
Kegiatan ini menjadi cerminan nyata bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial tetap tumbuh di tengah masyarakat. Selain membantu warga yang membutuhkan, aksi ini juga memperkuat sinergi antara tokoh masyarakat, aparat wilayah, dan warga setempat.
