
Jakarta Utara – Sebanyak 200 personel gabungan disiagakan melalui Apel Gabungan Sinergitas Lintas Sektor yang digelar guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Jakarta Utara. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kehadiran personel gabungan ini bukan untuk menekan masyarakat, melainkan untuk memberikan rasa aman dan perlindungan. “Kita ingin masyarakat merasa dilindungi, bukan ditekan,” ujarnya. Ia menambahkan, Pemerintah Kota Jakarta Utara senantiasa bersikap netral dan tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, selama dilakukan secara tertib dan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Senada dengan hal tersebut, Dandim 0502/Jakarta Utara, Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jakarta Utara agar tetap aman, damai, kondusif, dan nyaman. Ia turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, dengan terlebih dahulu menyaring kebenarannya, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas sumbernya.
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa keterlibatan berbagai unsur dalam apel gabungan ini menunjukkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat keamanan semata. “Personel ini kami siapkan untuk membantu pengamanan, terutama saat puncak aksi demonstrasi jika dibutuhkan pengerahan tambahan,” jelasnya.
Dengan adanya sinergi lintas sektor ini, diharapkan masyarakat Jakarta Utara dapat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan tenang, tanpa perlu merasa khawatir terhadap situasi keamanan di lingkungan sekitar.
